P R O P O S A L BIMBINGAN MEMPEROLEH AKREDITASI SISTIM MUTU LABORATORIUM BERDASARKAN ISO/IEC 17025:2005

  1. PENDAHULUAN

Dalam era globalisasi, peranan mutu dari suatu produk, sangat penting untuk memenangkan pasar. Pembuktian mutu dari suatu produk memerlukan berbagai sertifikat, antara lain sertifikat hasil uji laboratorium. Sertifikat hasil uji laboratorium berfungsi sebagai bukti dari mutu suatu produk dan komposisinya, yang pada umumnya disajikan di dalam kemasan produk.

Hasil uji laboratorium merupakan salah satu dokumen penting, oleh karena itu sepatutnya dikeluarkan oleh laboratorium yang telah terakreditasi oleh Lembaga Internasional seperti Internasional Standard Organization (ISO), atau lembaga yang telah memperoleh kewenangan Internasional untuk mengakreditasi laboratorium di Indonesia, yaitu Komite Akreditasi Nasional (KAN).

Laboratorium yang telah diakreditasi adalah laboratorium yang sudah mendapat pengakuan formal, bahwa laboratorium tersebut mampu melaksanakan pengujian senyawa tertentu. Untuk memperoleh akreditasi, laboratorium harus dikelola atau dioperasikan sesuai dengan sistim mutu Internasional yaitu ISO/IEC 17025:2005. Oleh karena itu, Laboratorium yang produk akhirnya adalah data uji yang harus dapat dipertanggung-jawabkan kepada publik, maka keberadaan laboratorium terakreditasi sangatlah penting.

Cukup banyak laboratorium di Indonesia, baik dari lembaga pemerintah maupun swasta, telah melakukan pelayanan pengujian, namun karena operasionalisasi laboratorium belum sepenuhnya memenuhi standar, belum melaksanakan system mutu berdasarkan ISO/IEC 17025-2005, maka beberapa prinsip pokok belum dilaksanakan, antara lain penggunaan metoda analisis belum mampu telusur, metoda analisis belum divalidasi, peralatan penting yang sangat mempengaruhi hasil analisis jarang atau tidak pernah dikalibrasi, uji profisiensi jarang/tidak pernah diikuti, dan kurang memadainya buku petunjuk operasional alat, metoda, belum mempunyai panduan mutu, yang menjadi pegangan komitmen dari semua personil laboratorium, setiap pekerjaan belum terdekumentasi dengan baik, kinerja dari laboratorium belum terukur, sehingga laboratorium seperti ini belum dapat layak dipercaya oleh publik.

Salah satu cara untuk membangun kepercayaan pelanggan, dan menghasilkan data yang dapat dipertanggung-jawabkan pada publik, adalah mengoperasionalkan laboratorium dengan mengikuti standar internasional, yaitu ISO/IEC 17025 : 2005.

Bimbingan Laboratorium untuk mendapatkan akreditasi tersebut diajukan dalam bentuk usulan/proposal dengan judul: Bimbingan Memperoleh Akreditasi Sistem Mutu Laboratorium Berdasarkan ISO/IEC 17025:2005.

  1. TUJUAN PELATIHAN

Poposal Bimbingan Memperoleh Akreditasi Sistem Mutu Laboratorium berrdasarkan ISO/IEC 17025:2005 ini bertujuan untuk:

  1. Memberikan pemahaman personil laboratorium tentang pelaksanaan sistim mutu laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025:2005.
  2. Membimbing personil laboratorium membuat dokumen sistim mutu yang terdiri dari: Panduan Mutu (PM), Dokumen Prosedur (DP), Instruksi Kerja (IK) Metoda, IK Alat, IK Personil, dan Formulir; sesuai persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  3. Menyusun Struktur organisasi laboratorium mengikuti persyaratan ISO/IEC 17025:2005, lengkap dengan pemahaman uraian tugas dan tanggung-jawab personil inti laboratorium.
  4. Menyiapkan sarana dan prasarana fisik laboratorium agar memenuhi persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  5. Memberikan pemahaman kepada Personil Laboratorium mengenai prinsip Jaminan Mutu Laboratorium, mengenai prinsip pengendalian mutu internal, validasi metoda analisis dan pelaksanaannya sesuai persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  6. Memberi pemahaman kepada personil laboratorium mengenai prinsip menghitung ketidak-pastian metoda analisis, membuat program dan menggunakannya sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  7. Memberikan pemahaman kepada Personil Laboratorium mengenai prinsip pengelolaan peralatan/instrument, termasuk perawatan dan pengecekan antara, sesuai dengan ISO/IEC 17025:2005.
  8. Menyusun program kegiatan dalam rangka persiapan akreditasi yang belum tercakup di dalam proposal ini, seperti pembelian bahan dan larutan acuan bersertifikat, kalibrasi peralatan/instrument dan alat ukur gelas, pelatihan auditor internal, kemampuan mengkalibrasi alat/instrument analitik secara periodik, pemilihan perusahaan bahan pemasok, dan perusahaan subkontraktor, dll.

 

  1.        KELUARAN

 

  1. Personil laboratorium yang memahami prinsip dan pelaksanaan sistim mutu laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025:2005.
  2. Dokumen sistim mutu yang terdiri dari: Panduan Mutu, Dokumen Prosedur, IK Metoda, IK Alat, IK Personil, dan Formulir), sesuai persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  3. Terbentuknya struktur organisasi laboratorium yang mengikuti persyaratan ISO/IEC 17025:2005, lengkap dengan uraian tugas dan tanggung-jawab personil inti laboratorium.
  4. Sarana dan prasarana fisik laboratorium yang memenuhi persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  5. Personil Laboratorium yang memahami prinsip prinsip Jaminan Mutu Laboratorium, pengendalian mutu internal, validasi metoda analisis dan pelaksanaannya sesuai persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  6. Personil Laboratorium yang memahami prinsip menghitung ketidak-pastian metoda analisis, dan mempunyai program dan mampu menggunakannya sesuai dengan persyaratan ISO/IEC 17025:2005.
  7. Personil Laboratorium yang memahami prinsip pengelolaan peralatan/instrument, termasuk perawatan dan pengecekan antara, sesuai dengan ISO/IEC 17025:2005.
  8. Personil Laboratorium yang mampu melakukan Audit Internal dan Kajiulang Manajemen, serta siap mengajukan usulan akreditasi laboratorium ke KAN.

 

       4. METODA/ RENCANA KEGIATAN

Metoda pelatihannya dilakukan dalam 3 (tiga) tahap. Rincian tahapan disajikan  pada Tabel 1.

Tabel 1.  Bimbingan memperoleh akreditasi sistem mutu laboratorium berdasarkan

ISO/IEC 19025:2005.

No Kegiatan Kemampuan dan Luaran yang Dicapai
TAHAP I :

Lokakarya 3 (tiga) hari,

1 Pemahaman dan Langkah-langkah Akreditasi Laboratorium. Dihadiri oleh semua personil laboratorium Faham mengenai Akreditasi Laboratorium dan langkah-langkah persiapannya.
2 Pemahaman butir-butir ISO/IEC 17025-2005. Dihadiri oleh semua personil laboratorium. Faham mengenai sistem manajemen mutu laboratorium berdasarkan ISO/IEC 17025-2005.
3 Menyusun Dokumen Sistem Mutu Laboratorium Berdasarkan ISO/IEC 17025-2005 (PM, DP, IK,  dan Formulir). Tersusunnya Dokumen Sistem Mutu Laboratorium Berdasarkan ISO/IEC 17025-2005(PM, DP, IK,  dan Formulir)
TAHAP II

Lokakarya (sosialisasi) dokumen sistem mutu, dan pelatihan-pelatihan, 3 (tiga) hari.

Dihadiri oleh Tim Inti Persiapan Akreditasi Laboratorium.

1 Pemahaman Uraian Tugas Personil Inti Laboratorium, Pembahasan struktur organisasi, uraian tugas, tanggung-jawab dan wewenang personil kunci Laboratorium. Tersusunnya struktur organisasi dan uraian tugas Personil Inti Laboratorium, serta mampu melaksanakan uraian tugas yang telah disusun.
2 Pemahaman Jaminan Mutu Laboratorium, dan Pelatihan Validasi Metoda (Pedoman KAN DP 01-23), dengan menggunakan data yang telah tersedia. Mampu memenuhi dan melaksanakan persyaratan ISO/IEC mengenai Jaminan Mutu Laboratorium, dan mampu memvalidasi metoda.
3 Pemahaman dan Membuat Program Ketidakpastian Metoda (Pedoman KAN DP 01-23), praktek penggunaan program dengan menggunakan data yang telah tersedia. Program Ketidak-pastian Metoda dan praktek penggunaannya.
TAHAP III

Lokakarya dan pelatihan-pelatihan, 3 (tiga) hari.

Dihadiri oleh Tim Inti Persiapan Akreditasi Laboratorium.

1 Pembahasan pedoman KAN DP.01-01 mengenai Pengecekan Antara Peralatan/Instrumen. Mampu melakukan pengecekan antara peralatan dan instrumen.

 

2 Pelatihan Audit Internal KAN DP.01-29 dan Kajiulang Manajemen KAN DP.01-30

Praktek Audit Internal dan Kajiulang Manajemen, penyusunan daftar periksa, pengenalan temuan-temuan audit internal dan cara penyelesaian, membuat laporan audit internal dan kajiulang manajemen,

Faham dan mampu melaksanakan Audit Internal dan Kajiulang Manajemen, dan menyusun laporannya.
 3 Pembahasan mengenai:

DP.01-02 Prosedur Akreditasi Laboratorium

DP.01-07 Syarat dan Aturan Akreditasi Laboratorium

DP.01-04 Penandatangan Sertifikat Pengisian Formulir Permohonan Akreditasi Laboratorium

Mengisi Daftar Isian Laboratorium Biologi dan KimiA

Kiat-kiat keberhasilan program Akreditasi Laboratorium.

Kiat-kiat menghadapi assessmen.

Siap mengajukan pendaftaran akreditasi  ke KAN.

Keterangan :

  • Jarak waktu setiap tahap maksimal 2 bulan,tergantung kesiapan laboratorium dalam menyelesaikan langkah-langkah yang sudah diinstruksikan oleh pembimbing.
  • Konsultasi diluar waktu lokakarya tersebut bisa dilakukan melalui telpon,sms,email,teleconference,dll.
  1. PERSYARATAN PESERTA PELATIHAN

 

  1. Laboratorium dan personilnya telah mempunyai pengalaman yang cukup, dalam melayani pengujian.
  2. Kondisi peralatan/instrumen dalam keadaan baik, tidak rusak, terutama yang berkaitan dengan ruang lingkup uji yang akan diajukan untuk akreditasi.
  3. Mempunyai komitmen awal / kemauan untuk menyiapkan dan melaksanakan sistim mutu laboratorium berdasarkan standar internasional (ISO/IEC 19-17025-2005).
  4. Mengikuti secara penuh seluruh jadwal pelatihan.
  5. Memenuhi persyaratan pembiayaan.

6.  BIAYA

Biaya yang dikemukakan disini adalah biaya yang dibutuhkan untuk kegiatan bimbingan penyiapan untuk memperoleh akreditasi laboratorium, tidak termasuk biaya operasional lokakarya selama 9 hari.

Rincian Pembiayaan Bimbingan:

Tahap I            Rp. 18.000.000,- (delapan belas juta rupiah)/3 hari

Tahap II           Rp..18.000.000,- (delapan belas juta rupiah)/3 hari

Tahap III          Rp. 24.000.000,- (dua puluh empat juta rupiah)/4 hari

Biaya lain diluar biaya bimbingan tersebut diatas yang diperlukan untuk Akreditasi Laboratorium adalah:

  1. Transport dari Bogor ke Lokasi/Laboratorium (PP) dan akomodasi untuk pembimbing.
  2. Biaya lokakarya yang dihadiri oleh semua personil laboratorium, beserta tim inti, dan personil lain yang sangat terkait dengan program akreditasi laboratorium. Pada umumnya dihadiri oleh 10 orang. Biaya digunakan untuk perbanyakan materi pelatihan, alat tulis dan kertas (ATK), snack, makan siang, persiapan ruangan, sound system, dokumentasi, alat peragaan lokakarya, dan sertifikat kehadiran, dan lain-lain.
  3. Biaya Akreditasi KAN dan transportasi serta akomodasi assesor KAN.

 

7. CARA PEMBAYARAN

Pembayaran dilakukan 1 kali sebelum dilakukan kegiatan.

  1. HAL HAL LAIN

Hal hal lain yang belum tercantum akan dikonsultasikan lebih lanjut.

Untuk informasi silakan kontak :

Ahmad Masrur 081383245868 (Tlp,sms dan WA) dan e mail : ahmadmasrur@yahoo.com

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s